SURABAYA - Sebanyak 22 peserta yang terdiri dari Kepala Perangkat Daerah (PD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) dinyatakan lulus dan memenuhi kriteria dengan predikat kompeten, setelah mengikuti Assesment Goverment Chief Information Officer (GCIO), yang diinisiasi oleh Dinas komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfo Staper) Kutim bersinergi dengan Inixindo Widya Surabaya, Kamis (27/09/2023).
Hasil tersebut diketahui usai seluruh peserta mengikuti serangkaian penilaian yang meliputi tes tertulis dan sesi wawancara oleh asesor dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) Deni Wilianto.
"Dan sebagai bentuk apresiasi kami (Diskominfo Staper) akan memberikan laptop kepada seluruh Perangkat Daerah, tujuannya adalah untuk mendukung program SPBE kita agar lebih optimal," ujarnya yang disambut riuh tepuk tangan undangan yang hadir.
Dalam kegiatan yang berlangsung di salah satu Hotel di kota Surabaya tersebut, Ery Mulyadi juga menyebut, dengan adanya pengakuan kompeten yang saat ini dimiliki oleh para kepala PD yang mengikuti kegiatan yang berlangsung selama tiga hari mulai tanggal 25 hingga 27 September 2023 ini juga bisa menunjang pelaksanaan SPBE di masing-masing perangkat daerah.
"Dengan era yang saat ini sudah mengarah pada zaman digitalisasi. Ini menjadi hal yang memang perlu kita ketahui, tujuannya kan jelas untuk menunjang perangkat daerah dalam mewujudkan tata kelola pemerintah yang bersih dan efisien," pungkasnya.
Penulis : Tehjo
Editor : Wak Hedir
#Footnote
Kabupaten Kutai Timur adalah salah satu kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur, di Indonesia. Ibu kota kabupaten ini terletak di Sangatta. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 35.747,50 km² atau 17 persen dari luas Provinsi Kalimantan Timur. Kabupaten Kutai Timur yang terbentuk sejak 12 Oktober 1999 berdasarkan UU. 47 Tahun 1999 ini memiliki jumlah penduduk 425.613 jiwa (semester 1 tahun 2022), terdiri dari 18 kecamatan, 139 desa definitif, 11 desa persiapan dan 2 kelurahan.